Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-08 21:24:06【Sehat】830 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(23)
Artikel Terkait
- Mendagri: Beras peredam inflasi bukti kinerja positif seluruh pihak
- Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat
- DPR ingatkan Kemenhan agar gandeng BPOM distribusi vitamin ke SPPG
- Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf
- Kiat merawat kompor di rumah agar awet
- Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
- BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob
- Kementerian HAM pastikan pemulihan korban ledakan di SMAN 72 Jakarta
- Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara
- Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia
Resep Populer
Rekomendasi

16 spesies burung migran terpantau tiba di NTB

KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan

PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG

Jarang diketahui, ini deretan khasiat bawang putih bagi tubuh

Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan

Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa